Saturday, March 29, 2008

ilusi perjalanan

Bebangunan peristiwa tak selalu berdiri untuk dikisahkan. Walau bangunan peristiwa disusun oleh bata waktu. Sementara waktu sertamerta berjalan. Dalam kisah ada keniscayaan perjalanan, awal dan akhir, alur dan jalinan, sementara sesuatu "ada" seringkali jauh melampaui peristiwa atau alasan. melampaui sebab akibat dan urutan. "ada" karena ada bukan karena sebab, atau perjalanan.
Disini segala hal yang ditentukan sejak awal, atau kata determinisme bukan suatu pandangan muram akan hidup yang seakan tanpa pilihan. Pilihan hanya ilusi bayang-bayang yang terproyeksi dari gagasan akan perjalanan dan jalan-jalan serta simpangan dari kurvatur waktu.
suatu kesertamertaan alur, proses dan jalinan. Dan awal akhir perjalanan, peristiwa, waktu, semuanya bergerak dalam satu bingkai "ada". Bukan lagi kisah atau rantai sebab akibat. Bukan sesuatu yang berjalan atau perjalanan. Peristiwa yang tak bisa dikisahkan karena mungkin tak bisa disebut lagi peristiwa.

No comments: