Sunday, December 25, 2005

merry christmas..

bendera keterasingan berkibar kibar, memperdengarkan salam yang sepi itu berulang. sepi yang dihasilkan oleh pengulangan beragam yang begitu masif hingga dalam titik jenuhnya yang terpadat ia menjadi hanya sepi homogen yang luas. Aku berlarian kencang dalam kegelisahan yang sangat telah melewatkan banyak hal yang kemudian hanya kuingat berdenging desing dalam pita rekam benak-benak. Tetapi aku tidak berhenti. Tberlarian menuju entah, menghindari segala yang menggelisahkanku antara tak ingin kulewatkan namun entah bagaimana harus kuhampiri. Tetapi tak hanya aku yang berlari. Kusadari segala pun berlarian mengilasku lebih cepat, lebih kilat hingga tak lagi denging atau desing yang melebihi kecepatan denging itu sendiri, namun hanya jejak gesernya udara yang terkibas seruak dahsyat yang terlalu cepat untuk terdengar bunyi.

No comments: