Wednesday, August 25, 2004

berapa potong?

berapa potong tubuhku yang bisa kupisah?
untuk berada di sisi jendelaku satu
untuk bicara denganmu satu
untuk bekerja demi setapak hari bergulir lagi
satu

berapa potong dari diriku bisa kupisah?
untuk hidup di hari hari yang berlarian tergesa, satu
untuk hidup dalam ruang-ruangku terbengkalai, satu
untuk hidup dalam segala hidup yang tak sempat itu
satu

berapa potong,
hatiku?
hariku?
dirimu?


satu

No comments: