Monday, April 21, 2003

afterhours

adakah yang tahu kemana perginya waktu?
lenyapnya jam jam kujatuh hati pada ruang bangunan yang riuh
di seketika hingarnya tertinggal sendiri
ketika terang memudar di baris berjajar lampu pijar
ketika satpam menyapa
dan pemuda di taman bermain keroncong
sepi jalan mengirim seret seret langkah terakhir untuk pergi
jendela nyala menyurut
ruah gerah gelap tak tuntaskan separagraf kata
aku mengerut
sunyi adalah sahabat yang menyapa karib
di persinggahan anak anak tangga
mengurai salam salam yang tak mengajak pulang
lantang dalam absen pada tempat tempat solitudia
enggan mendengar jiwa jiwa yang gaduh di jam lalu

hey, ini keheningan
pesta bayang gelap terang
setengah dari lampu lampu yang padam
mari minum,
matikan musik musik pembangkit waktu
hentikan disini
kita buat lagu sendiri
dari sintesa kelam dan tetes manis kekosongan

tak perlu lagi letih pulang melukai..

cecil mariani 16 april 2002