Friday, November 15, 2002

dalam absennya cinta
tiada bendung untuk arus perjalanan
mengagumi beberapa patah kata,
bukan karena tersusunnya ia
kata yang telah menjadi berhala
walau semata lambang ia bukan sang hakekat makna
namun ia menuntun jalan kesana
terdiam tanpa wewangian manis
menyentak malam malam tanpa teduhan
berkejar dengan benak mencari silam dan hari hari
kehilangan arah lagi berkecamuk badai kehampaan
tanpa emosi
tanpa cinta
kesetimbangan seimbang
tiada selaras