Friday, October 18, 2002

wajah

untuk apa wajah wajah ini sementara jiwalah yang memaknai kita
seandainya tiada cermin yang berkisah tentang rupa
dan dalam buta kita hanya membuka terang mata hati
mengenali wajah jiwa

wajahnya hanyalah separuh wajah dari wajah wajah leluhur
dan bukan kah tiada seorang pun yang serupa
walau terkadang wajah wajah kita seakan serupa ketika bicara satu bahasa

pantul refleksi rupa memanjakan satu indera vidya
sementara kita punya begitu banyak mata
walau terkadang hanya sepasang rapuh yang terbuka
dan selalu termanjakan Rupa