Tuesday, October 01, 2002

kegelapan begitu cantik dalam kerapuhannya
bersit dan berkas mencandai kisi kisinya
tanpa setitikpun kenang selain keterdiaman tiada tara
dan senyum menyeruak keletihan
berjam jam di bawah atap yang sama
tak menaruh hati sedikitpun pada golak cahaya tipis mencuri
menelusuk ruang ruang yang terus tersegal mengubah suhu
dalam gerah dan sunyi dan dingin yang kuyu
biru menutup lagi membungkam lagi celah celah pagi

biarkan saja selamanya malam tinggal disini
redakan angkara yang dibangun bilahan letih tak terperi
di kedalaman gelap yang manis itu
masih aku merebut tilam tuk berbaring
walau tak ada waktu sedetikpun mata terpejam