Monday, October 07, 2002

beranjak

segalanya telah beranjak
waktu dari lelap dan tinggalkan residu kekosongan
beranjak dari kesilauan terang menuju teduhnya kelam
darimu perlahan lenyap
dan segalanya kembali beranjak

tak ada perhentian semakna gulana
berlalu bergerak mendebur dalam perjalanan
tak kuasa menahan koyak
tiada bernaung dalam beku beku yang pecah di hempasan

beranjak sudah segala
dan di cerminannya tiada lagi yang serupa saja
tertinggal serpih mati hampa tercecer

koyak hancur dan jutaan serpih bermorfosa
jadi nyawa nyawa baru yang masih kan berlalu
terlindas tertumbuk dan terus beranjak..